BERITA

Translate

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 31 Agustus 2026

Tengah Cuaca Panas dan Ancaman Karhutla, Kodim 0102/Pidie Gelar Salat Istisqa, Memohon Turunnya Hujan

 

Pidie — Di tengah kondisi cuaca yang panas dan kekhawatiran terhadap meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Kodim 0102/Pidie melaksanakan Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus doa bersama agar hujan segera turun di wilayah Kabupaten Pidie.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Indoor Makodim 0102/Pidie, Jalan Prof. A. Majid Ibrahim, Desa Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Selasa (1/9/2026). Salat Istisqa diikuti Kasdim 0102/Pidie Mayor Cpl Hendri Anto, para Danramil jajaran Kodim 0102/Pidie, para perwira staf, personel Kodim, serta PNS Kodim 0102/Pidie.

Kegiatan tersebut juga diisi tausiah dan ceramah keagamaan yang disampaikan Ustaz Fuad Burhan, S.Pd.I., M.Pd. Rangkaian kegiatan diawali dengan zikir, kemudian dilanjutkan pelaksanaan Salat Istisqa dan tausiah.

Salat Istisqa merupakan ibadah yang dilaksanakan umat Islam sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan curahan hujan ketika terjadi kondisi kekeringan atau hujan yang lama tidak turun. Bagi personel Kodim 0102/Pidie, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar batin di tengah kondisi lingkungan yang membutuhkan perhatian.

Dalam tausiahnya, Ustaz Fuad Burhan mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak doa dan introspeksi diri. Selain memohon turunnya hujan, doa bersama juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kondisi masyarakat yang terdampak cuaca panas serta kekeringan.

Kondisi cuaca panas dan minimnya curah hujan dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama pada lahan yang kering dan mudah terbakar. Karena itu, upaya menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla tetap menjadi tanggung jawab bersama.

Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut tidak dimaknai sebagai satu-satunya langkah menghadapi kondisi cuaca, melainkan sebagai ikhtiar keagamaan yang berjalan berdampingan dengan upaya nyata menjaga lingkungan. 

Masyarakat tetap diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.

Selain aspek spiritual, momentum tersebut juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian personel Kodim 0102/Pidie terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat di wilayah Kabupaten Pidie. Keterlibatan unsur pimpinan, para Danramil, personel dan PNS menunjukkan bahwa perhatian terhadap situasi wilayah menjadi bagian dari tugas bersama.

Seluruh rangkaian Salat Istisqa dan doa bersama selesai pada pukul 09.03 WIB. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0102/Pidie berharap hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik. Di sisi lain, kewaspadaan terhadap potensi karhutla serta kepedulian untuk menjaga lingkungan diharapkan terus ditingkatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kemarau Melanda, Kodim 0102/Pidie Gelar Salat Istisqa, Mohon Hujan dan Ajak Warga Waspada Cuaca Panas

 

Pidie — Di tengah kondisi cuaca panas dan minimnya curah hujan yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Kodim 0102/Pidie melaksanakan Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama untuk memohon curahan hujan kepada Allah SWT.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Indoor Makodim 0102/Pidie, Jalan Prof. A. Majid Ibrahim, Desa Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Selasa (1/9/2026). Salat Istisqa diikuti Kasdim 0102/Pidie Mayor Cpl Hendri Anto, para Danramil jajaran Kodim 0102/Pidie, para perwira staf, personel militer, serta PNS Kodim 0102/Pidie.

Rangkaian kegiatan diawali dengan zikir dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Istisqa serta tausiah keagamaan yang disampaikan Ustaz Fuad Burhan, S.Pd.I., M.Pd.

Kasdim 0102/Pidie Mayor Cpl Hendri Anto, mewakili Dandim 0102/Pidie, mengatakan bahwa Salat Istisqa digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di wilayah Kabupaten Pidie.

“Salat Istisqa ini kita gelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar diberikan curahan hujan sehingga kondisi cuaca panas dan kekeringan yang terjadi dapat segera berakhir. Kita menyadari bahwa segala sesuatu merupakan kehendak Allah SWT, namun sebagai manusia kita tetap harus berusaha, berdoa dan terus melakukan langkah-langkah nyata untuk menjaga lingkungan,” ujar Mayor Cpl Hendri Anto.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca panas dan kering tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama pada lahan dan vegetasi yang mengering.

“Selain berdoa agar hujan segera turun, kita juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api. Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Salat Istisqa merupakan ibadah yang dilaksanakan umat Islam sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan curahan hujan ketika terjadi kekeringan atau hujan telah lama tidak turun. Bagi keluarga besar Kodim 0102/Pidie, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar batin sekaligus momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat.

Dalam tausiahnya, Ustaz Fuad Burhan mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbanyak doa serta melakukan introspeksi diri. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antarsesama dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Pelaksanaan Salat Istisqa tidak dimaknai sebagai satu-satunya upaya menghadapi kondisi cuaca, melainkan sebagai ikhtiar keagamaan yang berjalan beriringan dengan langkah nyata dalam menjaga lingkungan.

Kodim 0102/Pidie mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah di lokasi yang berisiko menimbulkan api, serta segera melaporkan kepada aparat atau pihak terkait apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran.

Momentum tersebut sekaligus memperkuat kebersamaan keluarga besar Kodim 0102/Pidie dalam menyikapi kondisi wilayah. Kepedulian terhadap lingkungan, keselamatan masyarakat, dan pencegahan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat.

“Kita berharap hujan segera turun di wilayah Pidie, membawa kesejukan bagi masyarakat, menyuburkan kembali lahan pertanian dan mengurangi risiko terjadinya kebakaran. Semoga doa dan ikhtiar kita mendapatkan ridha dari Allah SWT,” pungkas Mayor Cpl Hendri Anto.

Seluruh rangkaian Salat Istisqa dan doa bersama selesai pada pukul 09.03 WIB. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0102/Pidie berharap hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik. Di sisi lain, kewaspadaan terhadap potensi karhutla serta kepedulian untuk menjaga lingkungan diharapkan terus ditingkatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Doa dipanjatkan, ikhtiar dijalankan. Semoga hujan segera turun, membawa kesejukan bagi alam dan keberkahan bagi masyarakat Pidie.

Minggu, 23 Agustus 2026

Kodim 0102/Pidie Perkuat Komitmen Bersih dari Narkoba, Seluruh Perwira Jalani Pengecekan Urin

 

PIDIE — Kodim 0102/Pidie kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan satuan yang bersih, disiplin, dan profesional melalui pelaksanaan pengecekan urin terhadap para Perwira Kodim 0102/Pidie, Senin (24/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.20 hingga 11.57 WIB tersebut dilaksanakan di Lapangan Indoor Makodim 0102/Pidie, Jalan A. Majid Ibrahim, Desa Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.

Pengecekan urin merupakan salah satu langkah deteksi dini dan upaya pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan satuan. Pemeriksaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan personel serta memastikan setiap prajurit dan Perwira tetap berada dalam kondisi yang mendukung pelaksanaan tugas secara optimal.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 personel. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., Kasdim 0102/Pidie Mayor Cpl Hendri Anto, Pabung Dim 0102/Pidie Mayor Inf Ruslan, para Perwira Staf Kodim 0102/Pidie, serta para Danramil jajaran Kodim 0102/Pidie.

Langkah Preventif untuk Menjaga Integritas Personel

Pengecekan urin tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan pemeriksaan, tetapi juga sebagai langkah preventif dalam membangun budaya disiplin dan tanggung jawab di lingkungan satuan.

Sebagai aparat kewilayahan yang memiliki tugas menjaga keamanan serta membantu mengatasi berbagai persoalan di tengah masyarakat, kesiapan dan integritas personel menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.

Karena itu, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pengawasan, pembinaan, edukasi, serta deteksi dini terhadap personel.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh Perwira Kodim 0102/Pidie yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif dan tidak ditemukan adanya Perwira yang positif menggunakan narkoba.

Hasil tersebut menjadi indikator positif sekaligus bagian dari komitmen satuan untuk mempertahankan lingkungan kerja yang sehat, disiplin, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Dandim Tekankan Pentingnya Disiplin dan Tanggung Jawab

Keterlibatan langsung unsur pimpinan dan para Perwira dalam kegiatan pemeriksaan juga mencerminkan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba berlaku bagi seluruh personel tanpa membedakan jabatan.

Kedisiplinan dan keteladanan para Perwira memiliki posisi penting karena mereka merupakan unsur pimpinan yang menjadi contoh bagi personel di bawahnya. Lingkungan satuan yang memiliki disiplin kuat diharapkan mampu meminimalkan berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas.

Pencegahan penyalahgunaan narkoba juga menjadi bagian penting dalam menjaga citra institusi TNI di tengah masyarakat. Setiap personel dituntut mampu menjaga kehormatan diri, keluarga, satuan, dan institusi dengan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan Berlangsung Aman dan Lancar

Selama proses pengecekan urin berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Pemeriksaan selesai pada pukul 11.57 WIB tanpa adanya kendala yang menonjol.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, Kodim 0102/Pidie menegaskan pentingnya langkah pencegahan dan deteksi dini sebagai bagian dari pembinaan personel secara berkelanjutan.

Komitmen untuk menciptakan lingkungan satuan yang bersih dari narkoba diharapkan terus dipertahankan sehingga seluruh personel Kodim 0102/Pidie dapat melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat dengan penuh disiplin, tanggung jawab, serta profesionalisme.

Dandim 0102/Pidie Tekankan Kewaspadaan, Kesiapsiagaan, dan Profesionalisme Prajurit

 

Pidie — Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos memberikan sejumlah arahan kepada seluruh jajaran dalam rangka meningkatkan kewaspadaan, kesiapsiagaan, serta profesionalisme prajurit dalam menghadapi perkembangan situasi dan berbagai dinamika yang terjadi di wilayah.

Dalam arahannya, Dandim 0102/Pidie menekankan kepada seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi dan kondisi keamanan yang sedang terjadi. Pemantauan wilayah harus dilakukan secara terus-menerus guna mengantisipasi setiap potensi permasalahan yang dapat berkembang di wilayah masing-masing.

Dandim juga menginstruksikan kepada seluruh Danramil jajaran Kodim 0102/Pidie agar memerintahkan Babinsa untuk menyiapkan dan menginventarisasi lahan yang akan digunakan dalam pelaksanaan KDKMP tahap II. Pendataan dan persiapan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara terkoordinasi sesuai dengan ketentuan dan rencana yang telah ditetapkan.

Selanjutnya, Dandim 0102/Pidie mengingatkan seluruh prajurit, baik Perwira, Bintara maupun Tamtama, agar terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Setiap prajurit diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta senantiasa menjaga kekompakan dan soliditas satuan.

Dalam setiap pelaksanaan tugas, Dandim menekankan pentingnya penerapan buddy system, menjaga kekompakan, tetap semangat, disiplin, serta senantiasa bersyukur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit.

Kepada seluruh Danramil jajaran Kodim 0102/Pidie, Dandim juga memerintahkan agar memastikan seluruh anggotanya selalu siap sedia dan meningkatkan kesiapsiagaan. Hal tersebut penting agar personel dapat digerakkan sewaktu-waktu dalam menghadapi setiap permasalahan dan perkembangan situasi yang terjadi di wilayah.

Khusus kepada Danramil yang memiliki wilayah pesisir, Dandim 0102/Pidie memberikan penekanan agar meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemantauan terhadap kemungkinan kedatangan imigran ilegal/Rohingya.

Apabila ditemukan perkembangan menonjol, Dandim menegaskan agar segera dilaporkan secara berjenjang kepada komando atas. Selain itu, jajaran diminta untuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Dandim 0102/Pidie berharap seluruh jajaran dapat melaksanakan setiap arahan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Peningkatan kewaspadaan, kesiapsiagaan, profesionalisme, serta koordinasi yang baik diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Kamis, 20 Agustus 2026

Babinsa Koramil 17/Geumpang Pererat Silaturahmi dengan Pimpinan TPA, Ajak Jaga Ukhuwah dan Kedamaian

 

Pidie – Dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan serta memperkuat hubungan antara TNI dengan berbagai komponen masyarakat, anggota Koramil 17/Geumpang Kodim 0102/Pidie, Serma Taufik Maulana bersama Sertu Marwan, melaksanakan silaturahmi dengan pimpinan TPA Darul Munawaroh Al Aziziyah, Tgk. Amiruddin M. Husein, di Desa Blang Dalam, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Jumat (21/08/2026).

Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membangun kebersamaan antara aparat kewilayahan dengan tokoh agama. Selain itu, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk bersama-sama menjaga keharmonisan serta kondusivitas kehidupan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Tgk. Amiruddin M. Husein menyampaikan bahwa silaturahmi, terlebih antara sesama umat dan anak bangsa, merupakan bagian penting dalam memperkuat ukhuwah serta menjaga hubungan baik di tengah masyarakat.

“Silaturahmi, apalagi sesama seiman dan sebangsa, sangat dianjurkan dalam agama. Sebaliknya, membuat kegaduhan yang dapat mengganggu kenyamanan orang banyak merupakan hal yang dilarang dalam Islam,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah antar sesama, menjaga perdamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai kegiatan maupun informasi yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat.

“Mari kita sama-sama menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah dan tidak mudah terprovokasi. Kita harus menjaga agar kecamatan Geumpang dan umumnya Aceh ini selalu aman, damai dan harmonis,” tambahnya.

Sementara itu, Serma Taufik Maulana menyampaikan bahwa silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam membangun komunikasi yang baik di wilayah binaan.

Menurutnya, sinergi antara TNI, tokoh agama dan seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan suasana yang aman, tenteram dan kondusif.

“Dengan komunikasi dan silaturahmi yang baik, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara bersama-sama. Mari kita jaga persatuan, kerukunan dan kedamaian demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis,” pungkasnya.

Minggu, 16 Agustus 2026

Babinsa Koramil 09/Mutiara, Kodim 0102/Pidie Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat Desa Keumangan Cut Melalui Komsos

Pidie – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus meningkatkan komunikasi dengan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Koramil 09/Mutiara Kodim 0102/Pidie, Serma Marzuki, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Desa Keumangan Cut, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Senin (17/8/2026).

Kegiatan Komsos merupakan salah satu bagian dari pembinaan teritorial yang dilaksanakan Babinsa secara rutin sebagai bentuk upaya untuk membangun kedekatan dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui komunikasi secara langsung, Babinsa dapat mengetahui berbagai perkembangan situasi sekaligus memahami kondisi sosial masyarakat di wilayah binaannya.

Dalam kegiatan tersebut, Serma Marzuki berinteraksi dan berdialog dengan masyarakat Desa Keumangan Cut dalam suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan. Komunikasi yang terjalin menjadi sarana untuk bertukar informasi, menyerap aspirasi serta mengetahui berbagai kondisi yang berkembang di lingkungan masyarakat.

Serma Marzuki menyampaikan bahwa kedekatan dengan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan tugas Babinsa di wilayah. Dengan komunikasi yang baik dan berkesinambungan, berbagai perkembangan maupun permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat dapat diketahui sejak dini sehingga dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait sesuai dengan kebutuhan.

“Komsos ini merupakan salah satu upaya untuk terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Kami ingin selalu hadir dan dekat dengan warga sehingga komunikasi dapat berjalan dengan baik serta berbagai perkembangan di wilayah dapat diketahui secara cepat,” ujar Serma Marzuki.

Selain menjalin silaturahmi, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Masyarakat diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar serta membangun komunikasi yang baik dengan sesama warga dan aparat kewilayahan.

Serma Marzuki juga mendorong masyarakat agar terus mempertahankan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, budaya gotong royong merupakan salah satu kekuatan sosial yang dapat mempererat hubungan antarwarga sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif.

Kehadiran Babinsa melalui kegiatan Komsos di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. Interaksi langsung dengan warga juga menjadi kesempatan bagi Babinsa untuk mendengarkan berbagai masukan dan memahami kondisi wilayah secara lebih intensif dekat.

Masyarakat Desa Keumangan Cut menyambut baik kegiatan Komsos yang dilaksanakan Serma Marzuki. Komunikasi yang terjalin secara rutin diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga hubungan antara Babinsa dan masyarakat semakin solid serta memudahkan koordinasi dalam menghadapi berbagai perkembangan di wilayah.

Melalui kegiatan Komsos yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, Koramil 09/Mutiara Kodim 0102/Pidie berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui peran Babinsa sebagai aparat kewilayahan. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, komunikasi yang terbuka dan semangat kebersamaan yang kuat, diharapkan tercipta kondisi wilayah Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, yang aman, nyaman, tertib dan kondusif.

 

Jumat, 14 Agustus 2026

Babinsa Koramil 09/Mutiara, Kodim 0102/Pidie Bantu Petani Membuat Saluran Air, Dukung Produktivitas Pertanian di Pidie

 

Pidie habainfoterkini.net– Dalam rangka mendukung sektor pertanian sekaligus membantu meningkatkan produktivitas lahan sawah masyarakat, Babinsa Koramil 09/Mutiara Kodim 0102/Pidie, Sertu Sudirman, membantu para petani membuat saluran air menuju areal persawahan di Desa Bale Busu, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap masyarakat di wilayah binaan, khususnya para petani yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan di daerah. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus mendorong semangat gotong royong dalam mengatasi berbagai kendala yang dihadapi petani.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Sudirman bersama para petani bekerja secara bergotong royong membuat dan menata saluran air yang akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan sawah. Pembuatan saluran dilakukan dengan menyesuaikan kondisi lahan dan jalur pengairan agar distribusi air dapat berjalan lebih baik dan menjangkau area persawahan secara optimal.

Menurut Sertu Sudirman, ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan budidaya tanaman padi. Saluran air yang baik akan membantu petani dalam mengatur kebutuhan pengairan, terutama ketika tanaman membutuhkan pasokan air yang cukup selama masa pertumbuhan.

“Saluran air ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan pengairan sawah. Dengan adanya saluran yang lebih baik, diharapkan air dapat mengalir dan dimanfaatkan secara optimal oleh para petani sehingga pertumbuhan tanaman padi dapat lebih terjaga,” ujar Sertu Sudirman.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah. Menurutnya, pendampingan kepada petani tidak hanya dilakukan pada saat proses penanaman maupun panen, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan pendukung yang dapat membantu kelancaran usaha pertanian masyarakat.

Kegiatan pembuatan saluran air juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat. Melalui kerja bersama di lapangan, Babinsa dapat mengetahui secara langsung kondisi lahan serta berbagai kendala yang dihadapi petani dalam mengelola persawahan.

Para petani Desa Bale Busu menyambut positif keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Dengan semangat gotong royong, pekerjaan yang dilakukan bersama dapat diselesaikan dengan lebih ringan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Selain membantu pekerjaan fisik, Sertu Sudirman juga mengajak para petani untuk terus menjaga dan merawat saluran air yang telah dibuat. Pemeliharaan secara rutin sangat diperlukan agar saluran tidak mudah tertutup oleh tanah, rumput, maupun material lainnya yang dapat menghambat aliran air menuju persawahan.

Babinsa juga mengingatkan masyarakat agar pemanfaatan air dilakukan secara bijaksana dan memperhatikan kepentingan bersama. Pengelolaan sumber air yang baik dan koordinasi antarpemilik lahan diharapkan dapat mencegah terjadinya kesulitan pengairan serta memastikan kebutuhan air bagi tanaman dapat terpenuhi secara merata.

Kegiatan tersebut mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat. Sinergi antara Babinsa dan petani diharapkan dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pertanian, sehingga berbagai permasalahan di lapangan dapat ditangani secara bersama-sama.

Koramil 09/Mutiara Kodim 0102/Pidie akan terus mendorong dan mendukung berbagai kegiatan positif masyarakat di wilayah binaan, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki.

Melalui kegiatan ini, diharapkan saluran air yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan membantu memenuhi kebutuhan pengairan lahan sawah di Desa Bale Busu. Dengan pengairan yang lancar, para petani diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan lahan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Pidie.

Babinsa Koramil 15/Tiro Tanamkan Cinta Tanah Air dan Cegah Bullying Sejak Dini

 

Pidie – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai cinta tanah air sekaligus membangun karakter generasi muda, Babinsa Koramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Kopka Rinto Harahap, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama sejumlah siswa sekolah dasar (SD) yang sedang beraktivitas di lapangan, di Desa Lhok Igeuh, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Jumat (14/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kopka Rinto Harahap mengajak para siswa untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini. Ia memberikan motivasi agar para pelajar memiliki sikap disiplin, saling menghargai, menjaga persahabatan serta menghormati guru dan orang tua.

Selain itu, Babinsa juga memberikan imbauan agar para siswa tidak melakukan perundungan (bullying) terhadap teman, baik melalui perkataan maupun tindakan.

Menurutnya, setiap siswa harus dapat menjadi teman yang baik dengan saling membantu dan menghargai perbedaan. Jika melihat adanya tindakan bullying, para siswa juga diimbau untuk tidak ikut-ikutan dan segera menyampaikan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.

“Jangan mengejek atau menyakiti teman. Kita harus saling menghargai, saling membantu dan menjaga persahabatan. Kalian adalah generasi penerus bangsa,” pesan Kopka Rinto Harahap kepada para siswa.

Kegiatan Komsos tersebut mendapat respons positif dari para siswa. Mereka tampak antusias mengikuti arahan Babinsa dan berinteraksi dengan penuh keakraban.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa berharap nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan dan kepedulian dapat tumbuh sejak usia dini, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan bebas dari bullying.

Gotong Royong TNI dan Warga Semarakkan Gebyar Kampung Merah Putih di Geumpang

Pidie – Antusiasme masyarakat Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, terlihat dalam kegiatan gotong royong bersama TNI membersihkan lingkungan gampong dan kawasan Keude Geumpang, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan Gebyar Kampung Merah Putih sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Gotong royong dipusatkan di Desa Bangkeh, Kecamatan Geumpang, dengan sasaran pembersihan meliputi kawasan pelataran Keude Bangkeh, Jembatan Bangkeh, serta badan jalan gampong.

Kegiatan melibatkan personel Koramil 17/Geumpang yang dipimpin Batuud Koramil 17/Geumpang, Serma Said Fadli, bersama anggota Yon TP 857/GG dipimpin Letda Inf Gatot. Turut hadir Imum Mukim Bangkeh Samsuar M. Jamil, S.Sos., Geuchik Desa Bangkeh Saiful Wadhan, Kadus Bangkeh Muda Wali, serta masyarakat Desa Bangkeh.

Dengan penuh semangat, TNI dan masyarakat bahu-membahu membersihkan lingkungan. Sampah dan material yang mengganggu kebersihan di sekitar fasilitas umum dan badan jalan dibersihkan secara bersama-sama.

Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat.

Keterlibatan masyarakat secara aktif menunjukkan bahwa semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan gampong.

Melalui gotong royong ini, diharapkan semangat kebersamaan, persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadikan Desa Bangkeh semakin bersih, tertata dan semarak dalam menyambut Gebyar Kampung Merah Putih HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Kamis, 13 Agustus 2026

Danrem 011/Lilawangsa Tinjau Sumur Bor, MCK dan Tempat Wudu Hasil TMMD ke-129

 

Pidie — Usai rangkaian upacara penutupan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran bersama Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., didampingi Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., meninjau langsung sejumlah sasaran pembangunan sumur bor, MCK dan tempat wudu yang telah rampung dikerjakan Satgas TMMD, Kamis (13/8/2026).

Peninjauan tersebut berlangsung di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran program TMMD ke-129 di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, serta Desa Blang Cot, Kabupaten Pidie.

Turut dalam peninjauan tersebut Waaster Kasdam Iskandar Muda Letkol Kav Mahyar, Wakapolres Pidie Kompol Firdaus Julfinda, S.T., M.Si., serta Pasi Wanwil Siter Rem 011/LW Mayor Inf Muhammad Indra S.

Sarana air bersih dan sanitasi tersebut dibangun untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di lingkungan tempat ibadah, dayah, meunasah, balai pengajian hingga fasilitas pemakaman umum.

Adapun sasaran pembangunan tersebar di beberapa titik, yaitu Kompleks Dayah Balul Ula Al-Munawarah, Desa Lhok Panah; Mushalla Desa Lhok Panah; Meunasah dan Balai Pengajian Muslimah Desa Lhok Panah; Dayah Istiqamatuddin Babul Ma'rif Darul Mukhlisin, Desa Blang Cot; TPU atau pemakaman umum Desa Blang Cot; serta Kompleks Masjid Desa Blang Cot.

Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran bersama rombongan melihat langsung kondisi sarana yang telah dibangun dan memastikan fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Pembangunan sumur bor, MCK dan tempat wudu menjadi salah satu bentuk sasaran fisik TMMD yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Ketersediaan air bersih dan fasilitas sanitasi yang memadai diharapkan dapat mendukung aktivitas ibadah, pendidikan keagamaan serta kegiatan sosial masyarakat.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Fasilitas ini kami bangun berdasarkan kebutuhan masyarakat di lokasi sasaran. Harapannya, sumur bor, MCK dan tempat wudu yang telah selesai dibangun dapat dirawat bersama dan dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Peninjauan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelaksanaan TMMD ke-129 tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur jalan dan rumah layak huni, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat seperti ketersediaan air bersih, sanitasi dan fasilitas pendukung kegiatan keagamaan.

Dengan selesainya berbagai sasaran tersebut, hasil TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat desa.

Lima Rumah Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak, Danrem 011/Lilawangsa Tinjau Hasil TMMD ke-129

 

Pidie — Usai rangkaian upacara penutupan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran bersama Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., didampingi Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., meninjau langsung lima unit rumah layak huni yang telah rampung direhabilitasi oleh Satgas TMMD di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (13/8/2026).

Turut dalam peninjauan tersebut Waaster Kasdam Iskandar Muda Letkol Kav Mahyar, Wakapolres Pidie Kompol Firdaus Julfinda, S.T., M.Si., serta Pasi Wanwil Siter Rem 011/LW Mayor Inf Muhammad Indra S.

Kelima rumah tersebut merupakan sasaran rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD ke-129. Masing-masing rumah milik Nyak Ubit (65), Mulya Nanda, Muhammad Amin (56), Umar Amin (49), dan Rabunmah Amin (62), yang seluruhnya merupakan warga Desa Lhok Panah.

Sebelumnya, kelima rumah tersebut dinilai layak mendapatkan bantuan karena berada dalam kondisi yang membutuhkan perbaikan. Melalui pelaksanaan TMMD, Satgas Kodim 0102/Pidie melakukan rehabilitasi secara bertahap hingga seluruh rumah rampung dan dapat ditempati dalam kondisi yang lebih aman, sehat dan layak.

Dalam peninjauan tersebut, Danrem 011/Lilawangsa bersama Forkopimda Pidie melihat langsung hasil pekerjaan Satgas, mulai dari kondisi bangunan, ruang tempat tinggal hingga berbagai fasilitas pendukung yang telah disiapkan.

Kehadiran pimpinan TNI dan pemerintah daerah di lokasi sasaran menjadi penanda bahwa pembangunan rumah layak huni tidak sekadar menyelesaikan target fisik TMMD, tetapi merupakan upaya nyata menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran selaku Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP) TMMD ke 129 Kodimm 0102/Pidie menyampaikan bahwa pembangunan dan rehabilitasi rumah warga merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

“Harapan kami, rumah yang telah selesai direhabilitasi ini dapat memberikan rasa aman, nyaman dan meningkatkan kualitas kehidupan bagi keluarga penerima manfaat. Ini bukan hanya tentang membangun rumah, tetapi bagaimana kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Program tersebut juga dilengkapi dengan sasaran tambahan berupa kolam ikan lele dan kandang ayam petelur di sejumlah lokasi rumah penerima manfaat. Sasaran tambahan ini diharapkan dapat menjadi sarana usaha produktif sehingga keluarga penerima tidak hanya memiliki hunian yang layak, tetapi juga memiliki peluang untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Dengan rampungnya lima unit rumah tersebut, TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie meninggalkan hasil pembangunan yang dapat langsung dirasakan masyarakat Desa Lhok Panah. Hunian yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini berubah menjadi rumah yang lebih layak, sekaligus menjadi simbol nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun dari desa.

Danrem 011/Lilawangsa Tinjau Sasaran Tambahan TMMD ke-129, Kolam Lele dan Kandang Ayam Petelur

 

Pidie — Usai memimpin upacara penutupan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran bersama Forkopimda Kabupaten Pidie didampingi Dansatgas TMMD ke-129 Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., meninjau sejumlah sasaran tambahan program TMMD di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (13/8/2026).

Turut yang ikut meninjau Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah SH. MH dan Ketua DPRK Kabupaten Pidie DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., Waaster Letkol Kav Mahyar, Wakapolres Pidie Kompol Firdaus Julfinda, S.T., M.Si., Waster Kasdam Iskandar Muda Letkol Kav Mahyar, Pasi Wanwil Siter Rem 011/LW Mayor Inf Muhammad Indra S.,

Peninjauan tersebut menyasar kolam ikan lele dan kandang ayam petelur yang dibangun Satgas TMMD sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para penerima manfaat rumah layak huni.

Kolam ikan dan kandang ayam petelur tersebut berada di halaman rumah layak huni yang sebelumnya telah direhabilitasi dan dibangun oleh Satgas TMMD ke-129. Kehadiran sasaran tambahan ini diharapkan tidak hanya memberikan hunian yang lebih layak, tetapi juga membuka peluang bagi keluarga penerima manfaat untuk mengembangkan usaha produktif dari lingkungan rumahnya.

Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran bersama rombongan melihat langsung kondisi kolam ikan serta kandang ayam petelur yang telah disiapkan, sekaligus meninjau kesiapan sarana pendukung untuk dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menjelaskan bahwa pembangunan sasaran tambahan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI dalam menghadirkan program yang memiliki manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan rumah layak huni tidak berhenti sebatas menyediakan tempat tinggal. Satgas juga berupaya menghadirkan sarana pendukung yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan perekonomian keluarga.

“Harapannya, rumah yang telah dibangun ini tidak hanya menjadi tempat tinggal yang layak, tetapi juga menjadi titik awal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif melalui kolam ikan dan kandang ayam petelur yang telah disiapkan,” ujarnya.

Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian akhir pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie yang secara resmi telah ditutup. Berbagai sasaran fisik dan nonfisik yang dikerjakan selama program berlangsung diharapkan dapat terus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Melalui program TMMD, sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat kembali menunjukkan bahwa pembangunan dari desa bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan manfaat yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Bersama Bupati Tanda Tangani Naskah Serah Terima, Seluruh Sasaran Rampung 100 Persen

Pidie — Penandatanganan naskah serah terima hasil pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie menjadi penanda resmi berakhirnya seluruh rangkaian program TMMD, baik sasaran fisik maupun nonfisik, yang telah rampung dikerjakan dan selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie untuk dimanfaatkan serta dipelihara bersama oleh masyarakat.

Momen tersebut berlangsung dalam upacara penutupan TMMD ke-129 di Lapangan Bola Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (13/8/2026).

Penandatanganan naskah serah terima dilakukan oleh Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, bersama Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.Sos. Penandatanganan tersebut menjadi simbol sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi mengatakan, seluruh sasaran yang telah ditetapkan dalam program TMMD ke-129 berhasil diselesaikan sesuai target.

“Seluruh sasaran fisik dan nonfisik TMMD ke-129 telah selesai 100 persen. Apa yang telah kami bangun merupakan hasil kerja bersama antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat. Karena itu, kami berharap seluruh hasil pembangunan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dijaga bersama,” ujarnya.

Adapun sasaran fisik yang telah direalisasikan meliputi pelebaran dan pengerasan jalan pertanian sepanjang 2.200 meter, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan lima titik sumur bor dan MCK.

Selain sasaran utama tersebut, Satgas TMMD juga melaksanakan sejumlah sasaran tambahan yang diarahkan untuk mendukung kemandirian dan peningkatan ekonomi masyarakat. Di antaranya penanaman jagung di lahan pertanian, penanaman pohon keras produktif, serta penyediaan kolam ikan lele, kandang ayam petelur dan polybag sayuran bagi penerima manfaat di lokasi rehabilitasi RTLH.

Sementara sasaran nonfisik meliputi penyuluhan pertanian, sosialisasi bahaya narkoba, serta kegiatan wawasan kebangsaan. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari TMMD karena pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan pengetahuan, kesadaran dan ketahanan sosial masyarakat.

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0102/Pidie, yang telah melaksanakan TMMD ke-129 dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan TMMD ke-129 ini. Manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya para petani dan warga kurang mampu di Desa Lhok Panah,” kata Sarjani.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak terlepas dari sinergi yang selama ini terbangun antara Kodim 0102/Pidie dan Pemerintah Kabupaten Pidie dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.

Ia berharap hasil pembangunan yang telah diserahkan tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga apa yang telah dibangun. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti TMMD ini kembali hadir di Kabupaten Pidie, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program pembangunan dan pemberdayaan seperti ini,” harapnya.

Dengan ditandatanganinya naskah serah terima tersebut, pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie resmi dituntaskan. Namun, semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat diharapkan terus berlanjut, menjadikan hasil pembangunan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi modal bagi masyarakat untuk tumbuh, mandiri dan meningkatkan kesejahteraan.

TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Resmi Ditutup, Sinergi TNI dan Rakyat Dorong Kemandirian Desa

Pidie — Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup ditandai dengan upacara yang dipimpin oleh Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran selaku Inspektur Upacara, bertempat di Lapangan bola kaki desa Lhok Panah, kecamatan Sakti, kabupaten Pidie, Kamis (13/8/2026).

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program yang berlangsung selama 30 hari menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi TNI, pemerintah daerah, berbagai instansi serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan.

Dalam upacara penutupan, juga dilaksanakan penandatanganan naskah serah terima hasil pelaksanaan TMMD ke-129 antara Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., dengan Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Brigjen TNI Ali Imran selaku Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP) TMMD ke 129 di wilayah Korem 011/Lilawangsa Kodam Iskandar Muda.

Upacara turut dihadiri oleh unsur pejabat utama kabupaten Pidie dan para tokoh penting, diantaranya,Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., Waaster Letkol Kav Mahyar, Wakapolres Pidie Kompol Firdaus Julfinda, S.T., M.Si., Waster Kasdam Iskandar Muda Letkol Kav Mahyar,Pasi Wanwil Siter Rem 011/LW Mayor Inf Muhammad Indra S., unsur Forkopimcam Kecamatan Sakti, para Danramil jajaran Kodim 0102/Pidie, Ketua Persit KCK Koorcab 011/LW Ny. Dini Ali Imran, Ketua Persit KCK Cabang XIX Dim 0102 Pidie Ny. Ratih Abdul Hadi, Ketua DWP Kabupaten Pidie Ny. Hj. Rohana Sarjani, para tokoh masyarakat serta warga Desa Lhok Panah.
Pasukan upacara terdiri atas personel Kodim 0102/Pidie, TNI AL, Yonif TP 857/GG, Polres Pidie, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Satpol PP, PPL Pertanian, Linmas dan masyarakat.

Dalam amanat Pangdam Iskandar Muda yang dibacakan Inspektur upacara Brigjen TNI Ali Imran. ,megaskan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral dengan melibatkan kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, lembaga nonpemerintah, Polri serta seluruh komponen bangsa bersama masyarakat.

Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai salah satu kekuatan utama dalam pertahanan negara.

“Pada hakikatnya, kegiatan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih mendasar, yaitu menumbuhkan cinta tanah air, semangat bela negara serta memperkuat wawasan kebangsaan guna meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat,” demikian amanat Pangdam Iskandar Muda.

Menurutnya, berbagai kegiatan nonfisik yang dilaksanakan selama TMMD menjadi bagian penting dalam membangun karakter dan kesadaran masyarakat, sementara sasaran fisik menjadi bentuk nyata sinergi TNI dan rakyat dalam menjawab kebutuhan dasar di wilayah pedesaan.

TMMD ke-129 juga diarahkan untuk menjawab tantangan yang lebih luas, khususnya terkait ketahanan dan kemandirian ekonomi masyarakat di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Salah satu pendekatan yang menjadi perhatian dalam TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie adalah menghubungkan pembangunan rumah dengan penguatan ekonomi keluarga.

Pada sejumlah sasaran rumah tidak layak huni (RTLH), masyarakat tidak hanya mendapatkan hunian yang lebih layak, tetapi juga dibekali sarana pendukung berupa ayam petelur, budidaya ikan lele serta polybag tanaman produktif.

Konsep tersebut diarahkan untuk membangun ketahanan pangan berbasis rumah tangga. Halaman rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi diharapkan dapat berkembang menjadi sumber pangan dan pendapatan keluarga.

Dalam amanatnya, Pangdam Iskandar Muda berharap pola tersebut dapat terus dikembangkan oleh masyarakat melalui semangat gotong royong.

“Bekerja sama dan sama-sama bekerja,” menjadi semangat yang diharapkan mampu mengubah pola kehidupan masyarakat, dari sekadar bekerja untuk memenuhi kebutuhan hari ini menjadi membangun masa depan dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan masing-masing.

Pendekatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak cukup hanya diukur dari bertambahnya bangunan atau panjang jalan yang dibangun, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memanfaatkan hasil pembangunan untuk meningkatkan kualitas kehidupan mereka secara berkelanjutan.

Selain sasaran pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur juga menjadi bagian penting TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie.

Pembangunan dan peningkatan akses jalan diarahkan untuk membuka serta memperlancar mobilitas masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Akses yang lebih baik diharapkan dapat memangkas hambatan mobilitas hasil pertanian, mempermudah masyarakat menuju kekebun, serta membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi baru.

“Pembangunan ini bukan semata-mata untuk meningkatkan angka indeks pembangunan daerah, tetapi lebih jauh bertujuan memperkokoh kemandirian ekonomi rakyat agar bangsa yang besar ini tidak terus bergantung kepada bangsa lain,” demikian amanat Pangdam Iskandar Muda.

Dengan demikian, pembangunan fisik TMMD ditempatkan sebagai fondasi untuk membuka akses dan peluang, sementara keberlanjutan manfaatnya sangat bergantung pada kemampuan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga, merawat serta memanfaatkan hasil pembangunan tersebut.

Penutupan TMMD ke-129 di Desa Lhok Panah, Kabupaten Pidie, juga menjadi bagian dari penutupan program TMMD ke-129 yang dilaksanakan secara serentak di tiga wilayah jajaran Kodam Iskandar Muda, yakni Kodim 0102/Pidie, Kodim 0107/Aceh Selatan dan Kodim 0114/Aceh Jaya.

Berakhirnya program bukan berarti berakhirnya semangat pembangunan. Justru, hasil TMMD diharapkan menjadi titik awal bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk melanjutkan berbagai program pemberdayaan yang telah dirintis selama kegiatan berlangsung.

Brigjen TNI Ali Imran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD ke-129, khususnya pemerintah daerah dan masyarakat.

Ia juga berpesan kepada personel Satgas TMMD dan masyarakat agar terus menjaga kebersamaan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Terus jaga kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat guna mengembangkan potensi daerah masing-masing menjadi lebih maju dan sejahtera,dan berpesan kepada warga agar sama sama menjaga apa yang telah di bangun agar pemanfaatannya lebih lama” pesannya.

Usai upacara, Brigjen TNI Ali Imran bersama Forkopimda Kabupaten Pidie menyerahkan sejumlah sarana kontak dan sembako kepada masyarakat Desa Lhok Panah sebagai bentuk kepedulian dan penguatan hubungan antara TNI dengan masyarakat, antara lain sajadah, Al-Qur'an dan peralatan olah raga. 

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung berbagai sasaran fisik TMMD yang telah diselesaikan selama pelaksanaan program. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai tujuan awal program.

Bagi masyarakat Desa Lhok Panah dan wilayah sasaran lainnya, berakhirnya TMMD bukan sekadar seremoni penutupan. Yang ditinggalkan adalah jalan yang lebih baik, hunian yang lebih layak, sarana pendukung kehidupan serta semangat gotong royong yang diharapkan terus hidup setelah personel Satgas kembali ke satuannya.

Sebab, esensi TMMD bukan hanya apa yang dibangun selama satu bulan, tetapi apa yang mampu dilanjutkan masyarakat setelah satu bulan itu berakhir.

Lima Rumah Layak Huni Diserahkan Kunci, TMMD ke-129 Wujudkan Harapan Warga Pidie

Pidie – Harapan masyarakat untuk memiliki rumah layak huni akhirnya terwujud. Lima rumah warga yang menjadi sasaran fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie telah rampung direhabilitasi dan secara resmi diserahkan kepada penerima manfaat.

Penyerahan ditandai dengan pemberian kunci rumah oleh Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran bersama unsur Forkopimda Kabupaten Pidie, usai Upacara Penutupan TMMD ke-129, yang berlangsung di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (13/8/2026).

Lima rumah yang telah selesai direhabilitasi tersebut masing-masing milik Nyak Ubit (65), Umar Amin (49), Mulya Nanda (42), Muhammad Amin (56), dan Rabunmah (62).

Penyerahan kunci tersebut menjadi salah satu bukti nyata pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan hunian yang lebih layak, aman dan nyaman.

Bagi para penerima manfaat, rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi kurang layak kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang memberikan harapan baru bagi keluarga.

Program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie yang dilaksanakan melalui semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD, pemerintah daerah dan masyarakat.

Momentum penyerahan kunci juga menjadi simbol bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi diarahkan untuk membantu meningkatkan kualitas kehidupan warga di wilayah pedesaan.

Melalui TMMD ke-129, Kodim 0102/Pidie menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bekerja bersama masyarakat, membangun dari desa serta membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga.

Lima kunci yang diserahkan hari ini bukan sekadar simbol selesainya pembangunan rumah, tetapi menjadi tanda dimulainya kehidupan baru bagi lima keluarga penerima manfaat.

Tengah Cuaca Panas dan Ancaman Karhutla, Kodim 0102/Pidie Gelar Salat Istisqa, Memohon Turunnya Hujan

  Pidie — Di tengah kondisi cuaca yang panas dan kekhawatiran terhadap meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel ...